R |
amadhan adalah moment membangun silaturrahim dan kehadirannya membuat tujuan bersama dalam masyarakat mudah untuk diwujudkan. Silaturrahim merupakan sebuah konsep sosial keagamaan dalam Islam yang menggambarkan makna-makna kasih dan sayang. Secara normatif Islam merupakan agama yang mendorong perlunya dibangun corak kehidupan sosial kemasyarakatan lewat nilai-nilai kasih dan sayang. Masyarakat yang mau dibangun Islam pada dasarnya merupakan masyarakat yang menebarkan kasih dan sayang antar sesama makhluk ciptaan Tuhan.
Silaturrahim memiliki hubungan yang erat dengan keimanan dan membangunnya merupakan implementsi dari kualitas iman. Dengan kata lain semakin kuat iman semakin besar peluang umat Islam untuk membangun silaturrahim. Sebaliknya semakin keropos iman semakin sulit mewujudkan silaturrahim dalam kehidupan. Nabi Muhammad menyebut hubungan tersebut dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
من كان يؤمن بالله واليوم الأخر فليكرم ضيفه ومن كان يؤمن بالله واليوم الأخر فليقل خيرا أوليصمت ومن كان يؤمن بالله واليوم الأخر فليصل رحمه.
“Orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia memuliakan tamu, orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendak ia selalu berkata yang baik dan jika tidak mampu hendaklah diam. Orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat hendaklah ia menghubungkan tali silaturrahim.”
Hadits di atas menyebutkan bahwa salah satu bentuk implementasi iman adalah dengan membangun hubungan silaturrahim. Hadits tersebut juga mengungkapkan secara tidak langsung ranah yang disentuh oleh silaturrahim yaitu tamu yang terdiri dari para tetangga dan masyarakat Islam lainnya yang berkunjung ke tempat kita. Sikap memuliakan tamu di samping hanya bisa dilakukan secara sempurna oleh mereka yang memiliki keimanan juga mampu diwujudkan dengan baik oleh mereka yang memiliki ikatan silaturrahim yang kuat. Kemudian sikap memuliakan tamu merupakan salah satu langkah membangun hubungan silaturrahim. Setiap tamu yang datang tentu akan mengenang dan tidak mungkin melupakan prilaku baik dan penuh kasih-sayang yang mereka terima dari orang punya rumah.
Berbicara secara baik juga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari cara membangun silaturrahim. Kehadirannya menentukan dapat-tidaknya hubungan kasih-sayang itu diwujudkan dalam kehidupan masyarakat. Orang yang selalu berbicara dengan baik pada prinsipnya telah memelihara silaturrahim karena ia sudah berusaha untuk menahan diri dan tidak melukai perasaan orang lain. Bagi orang yang beriman demi hubungan silaturrahim sekalipun mereka tidak mampu untuk mewujudkan perkataan baik maka mereka tetap berusaha untuk diam. Mereka menyadari bahwa diam itu adalah pelita hati. Ia dapat menghidupkan cahaya dalam hati manusia.
Selama bulan Ramadhan umat Islam sebenarnya sedang ditempa dirinya untuk selalu memuliakan tamu dan berkata baik. Mereka yang berpuasa sangat menyadari bahwa diam adalah cara terbaik untuk menyelamatkan nilai puasa tatkala mereka belum mampu untuk selalu mempertahankan pembicaan yang baik.
Selain memuliakan tamu, berkata baik dan diam silaturrahim juga dapat dibangun melalui kasih-sayang. Dalam hubungan ini umat Islam mesti memberikan perhatian dan saling mengasihi antar sesama. Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim Nabi Muhammad menyebut bahwa mengasihi saudara dalam Islam mesti sama dengan mengasihi diri sendiri.
لا يؤمن أحد كم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه
“Tidak sempurna iman salah seorang kamu sehingga mengasihi saudaranya sebagaimana ia mengasihi dirinya sendiri.”
Mungkin banyak lagi langkah-langkah yang dapat ditempuh umat Islam untuk membangun ikatan silaturrahim. Persoalan utama yang harus muncul dari diri mereka masing-masing adalah kemaun di dalam hati. Islam selalu siap mendorong terwujudnya hubungan yang penuh kasih-sayang itu dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Menurut keterangan Nabi Muhammad dalam beberapa haditsnya bahwa membangun silaturrahim memiliki manfaat yang besar dalam kehidupan manusia. Di antaranya adalah mendatangkan kemudahan dan kelapangan rezki sebagaimana diungkapkan oleh hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
من أحب أن يبسط له فى رزقه وأن ينشأه فى أثره
فليصل رحمه.
“Orang yang ingin rezkinya banyak dan memiliki bekas dalam hidupnya maka hendaklah ia suka membangun silaturrahim.”
Manfaat lain dari membangun silaturrahim adalah kuatnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat sehingga kehidupan mereka hidup lebih damai dan tentram. Silaturrahim mengedepankan pula sikap saling menghormati dan menghargai dalam masyarakat. Nabi Muhammad di samping menyebutkan manfaat silaturrahim juga memberi ancaman bagi mereka yang tidak mau membangunnya sebagaimana kita jumpai dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Dailami.
إثنان لا ينظر إليهما يوم القيامة قاطع الرحم وجار السوء.
“Dua kelompok manusia tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat yaitu orang yang memutuskan silaturrahim dan tetangga yang jahat.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar